Jurnal Kampus

Sekretariat : Jl. Brigjend H. Hasan Basry Gedung Fakultas Ekonomi Ruang BEM Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Telp.( 0511) 305116 (ext) 124. Berbicara, Berpendapat, Bertukar pikiran, berdiskusi dan Bersama Mencari Solusi
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 Line Judge Asing Takjub Pada Publik Istora !

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
fiki
Admin


Jumlah posting : 32
Age : 33
Lokasi : Jakarta - Bekasi
Registration date : 06.05.08

Character sheet
Game: Gamers

PostSubyek: Line Judge Asing Takjub Pada Publik Istora !   Sat May 17, 2008 11:40 pm


Simon & Wayne (detiksport/Arya)
Jakarta - Dalam sebuah pertandingan bulutangkis,
ofisial tentu berarti sangat penting. Selain wasit, ada juga mereka
yang bertugas sebagai line judge atau hakim garis.
Di
Piala Thomas & Uber 2008, selain para hakim garis dari dalam
negeri, ternyata ada pula mereka yang berasal dari negara asing.
Seharusnya, ada 10 orang hakim garis dari luar, tapi hanya delapan yang
bertugas karena satu orang dari Zambia dan satu lagi dari Nigeria tak
datang ke Jakarta.
Ada dua orang line judge asing yang berhasil ditemui detiksport
di Istora Senayan, Rabu (14/5/2008). Mereka adalah Simon Adams yang
berasal dari Jerman dan Wayne Hendy yang berkebangsaan Wales.
Bagi
Simon dan Wayne, ini adalah kali pertama mereka datang ke Indonesia,
khususnya Jakarta. "Saya pernah datang ke Cina untuk menjadi hakim
garis pertandingan Pra-Olimpiade," aku Wayne.
Lantas, apakah
menjadi hakim garis adalah pekerjaan utama mereka? Ternyata tidak.
Wayne adalah seorang teknisi yang bekerja di sebuah sekolah dan Simon
bekerja di sebuah gudang.
"Tapi kami sudah menjadi line judge di sejumlah kejuaraan bulutangkis di Eropa. Kami secara rutin berkeliling di negara-negara Eropa," jawab Simon.
Proses
mereka menjadi line judge Piala Thomas dan Uber ternyata cukup mudah.
Karena sudah berpengalaman, maka mereka tak kesulitan saat harus
mendaftar menjadi hakim garis ke federasi bulutangkis masing-masing
negara.
Simon dan Wayne mengaku takjub dengan animo publik
Jakarta yang sangat gila dalam mendukung tim kesayangannya. "Mereka
sangat fantastis dan mereka juga sangat berisik. Kami pikir itu hal
yang bagus," kata Simon.
Karena berkecimpung di dunia
bulutangkis, baik Simon maupun Wayne mengaku juga bermain bulutangkis
secara rutin. Namun hanya Simon yang mengaku menggemari olahraga selain
bulutangkis. Pria asal Leverkusen itu mengaku penggemar berat Bayer
Leverkusen, klub sepakbola kebanggaan kotanya."Saya berusaha untuk menyaksikan secara langsung setiap pertandingan Bayer Leverkusen," ucap Simon.
Bila
Simon suka menyaksikan sepakbola, tidak demikian dengan Wayne. Pria
berjenggot lebat ini mengaku lebih senang menonton olahraga rugby.
"Jika
ditanya dari mana dan saya menjawab Wales, orang selalu bilang Ryan
Giggs (pesepakbola dari klub Manchester United). Padahal saya tidak
terlalu suka sepakbola. Saya lebih suka rugby," tukasnya
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://jurnal-kampus.friendhood.net
 
Line Judge Asing Takjub Pada Publik Istora !
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Jurnal Kampus :: Mimbar Umum :: Cerita Umum & Lainnya :: Olah Raga (Sport)-
Navigasi: