Jurnal Kampus

Sekretariat : Jl. Brigjend H. Hasan Basry Gedung Fakultas Ekonomi Ruang BEM Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Telp.( 0511) 305116 (ext) 124. Berbicara, Berpendapat, Bertukar pikiran, berdiskusi dan Bersama Mencari Solusi
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 BANDUNG TEA

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
rahiem
Vice Admin
Vice Admin


Jumlah posting : 6
Age : 33
Lokasi : Bandung
Registration date : 16.05.08

PostSubyek: BANDUNG TEA   Fri May 30, 2008 8:25 am

Info
Kota


Dengan luas wilayah 17.000 Ha, kota Bandung merupakan kota terbesar ketiga di
Indonesia. Menurut legenda, Bandung berasal dari kata bendung yang
berarti bendungan atau dam. Memang, ibukota propinsi Jawa Barat ini pada
awalnya adalah danau purba yang dikelilingi gugusan gunung. Kemudian airnya
menyurut dan lambat laun jadilah sebuah kota.
Jarak Bandung sekitar 180 km arah selatan dari
Jakarta, kira-kira 3,5 jam perjalanan darat. Terletak pada 107°36' BT dan 6°55'
LS, Bandung berada pada ketinggian 1050 m di atas permukaan laut (untuk bagian
utara) dan 675 m di atas permukaan laut di bagian selatan. Temperatur rata-rata
berkisar antara 18°C sampai 30°C dengan kelembaban rata-rata 70%, dan rata-rata
curah hujan pertahun 178,6 mm. Mayoritas penduduk adalah suku Sunda yang
berbahasa daerah bahasa Sunda.
Letak Bandung yang geografis
menjadikannya kota besar di daerah pegunungan yang nyaman, berhawa sejuk,
lengkap dengan panorama alam yang indah berkat dataran tinggi dan gunung-gunung
di sekelilingnya. Di daerah pegunungan di sekitar Bandung terhampar permadani
hijau perkebunan teh yang menutupi hampir setiap kaki gunung. Keindahan kota,
iklimnya, kecantikan dan keramahtamahan mojang-mojang priangan, juga
kreatifitas penduduknya yang tinggi, menjadikan Bandung mempunyai citra dan
tradisi tersendiri. Karena itu, tak salah jika Berhiber alias Bersih,
Hijau, Berbunga
menjadi slogan penataan kota yang di jaman kolonial Belanda
pernah dijuluki Mooi Bandung (Bandung Indah) ini.
Julukan lain yang muncul pada 1920-an
dan tak kalah tenar adalah Parisj van Java yang berarti Parisnya Jawa,
lantaran memang Bandung disebut-sebut sebagai Eropanya daerah tropis. Sedang
dibanding daerah di Amerika, Bandung adalah kembarannya Miami, karena layaknya
di Miami, di Bandung juga berdiri banyak bangunan tahun 1920-an yang
berarsitektur deco, salah satunya adalah Hotel Savoy Homann.
Perkembangan kota Bandung makin lama
makin pesat dan meluas. Sebelumnya Bandung telah memborong 5 fungsi kota, yakni
sebagai kota pemerintahan, perdagangan, industri, kebudayaan, pariwisata.
Seiring perkembangannya, Bandung kini tengah mengembangkan diri menjadi kota
jasa. Saat ini terdapat 140 hotel berbintang lima, 137 hotel melati dan 17
penginapan remaja yang ikut menunjang industri pariwisata Kota Kembang ini.
Untuk urusan pariwisata, Bandung
memang belum bisa menandingi Yogyakarta, apalagi Bali. Namun banyak jenis
wisata unik dan menarik yang ditawarkan, mulai dari wisata jajanan dan wisata
belanja yang paling menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, sampai
wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah, bahkan wisata loak. Pokoknya, ada
seabrek yang bisa diubek-ubek di kota ini. Yang dibutuhkan hanya cukup uang,
dan yang penting: cukup jeli.

Nah, selamat datang di kota Bandung. Wilujeung sumping di tatar parahiyangan…

Info Wisata

Tak perlu bingung jika berwisata ke
Bandung. Banyak pilihan tempat yang bisa Anda kunjungi. Memang, Bandung sudah
terlanjur dikenal sebagai surganya tekstil dan jajanan. Namun bukan berarti
hanya itu yang bisa ditawarkan.
Anda bisa melakukan wisata sejarah di kota yang sempat dijuluki Eropanya daerah
tropis ini. Banyak gedung peninggalan jaman Belanda dan museum bertebaran di
setiap sudut kota. Atau Anda lebih gandrung dengan wisata alam? Tak perlu
khawatir, Anda boleh percaya apa kata para pujangga bahwa Bandung diciptakan
ketika dewa-dewi sedang tersenyum. Maka bersiap-siaplah untuk takjub demi
melihat panorama alam yang menyejukkan mata.
Di Bandung, Anda bisa melihat dan
mempelajari indahnya gugusan bintang dan planet-planet lewat Observatorium
Boscha. Observatorium yang berada di daerah Lembang ini merupakan satu-satunya
peneropong bintang di dunia yang terletak di katulistiwa.
Bagi penggemar wisata seni budaya, pergi ke Bandung untuk itu sama sekali bukan kesalahan.
Siapa tak kenal orang-orang Bandung
yang katelah nyeni dan super kreatif itu? Pastilah rentetan pertunjukan budaya
terjadwal tiap hari di pusat-pusat pertunjukan. Baik yang bernilai tradisional
maupun yang lebih kontemporer. Bahkan sampai yang berbau alternatif sekalipun. Kesegaran ide orang-orang Bandung memang
di atas penghuni kota-kota Indonesia lainnya. Sebagai bukti, kota yang juga
terkenal dengan keelokan paras mojang-mojangnya ini telah ikut berjasa
membangkitkan kembali komik nasional dan melahirkan trend musik underground
atau indi label -- satu sumbangan besar bagi dunia seni dan budaya nasional. (Sumber
: www.tourismbandung.com Situs resmi Dinas Pariwisata Kota Bandung)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://karindangan.blogspot.com
 
BANDUNG TEA
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Jurnal Kampus :: Hot News Update :: Hot News Update-
Navigasi: