Jurnal Kampus

Sekretariat : Jl. Brigjend H. Hasan Basry Gedung Fakultas Ekonomi Ruang BEM Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Telp.( 0511) 305116 (ext) 124. Berbicara, Berpendapat, Bertukar pikiran, berdiskusi dan Bersama Mencari Solusi
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 Istri Pendiri Unlam Minta Luruskan Sejarah

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
fiki
Admin


Jumlah posting : 32
Age : 33
Lokasi : Jakarta - Bekasi
Registration date : 06.05.08

Character sheet
Game: Gamers

PostSubyek: Istri Pendiri Unlam Minta Luruskan Sejarah   Wed May 07, 2008 12:00 pm

Sejarah berdirinya Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) diminta
diluruskan. Dies Natalies yang biasanya diperingati November setiap
tahun, dinilai mengubah sejarah dan makna lambang perguruan tinggi
tertua di bumi Kalimantan ini.

Permintaan ini disampaikan Hj Aniah, isteri sesepuh pendiri Unlam
Prof H Abdoel Rivai. Menurutnya, sekitar 48 tahun silam, lambang itu
pertama kali disulamnya, sebelum dipasang sebagai tanda berdirinya
universitas pertama di Kalimantan.
Perempuan berusia 66 tahun itu, Rabu (9/1) pagi mendatangi Museum
Lambung Mangkurat di Banjarbaru. Ia mengaku tak bisa tidur karena
hampir setengah bulan, terngiang-ngiang perkataan almarhum suaminya,
bahwa bendera yang disulamnya sudah berada di museum sebagai benda
bersejarah.
Aniah kemarin meminta bukti itu. Begitu petugas museum mengeluarkan
kain satin berwarna kuning kusam, ia tertegun sambil terus
memperhatikan benda tersebut. Ada gambar burung enggang hitam, lengkap
dengan garis merah di bawahnya bertuliskan Waja Sampai Kaputing.
"Nah, ini yang harus diluruskan. Lambang burung enggang ini kan
menunjukkan makna kelahiran Unlam. Tidak bisa diubah. Misalkan, anak
yang lahir September tidak bisa ditasmiah menjadi bulan November,"
ucapnya.
Tatapan matanya tampak serius tertuju pada gambar sayap berjumlah 20
lembar, yang menurutnya menunjukkan tanggal. Kalau ekornya ada sembilan
dan bundaran ini diameternya ada 59, artinya Unlam lahir 20 September
1959. "Ini yang saya minta diluruskan," ujarnya.
Pernyataannya itu didukung dokumentasi museum. Di atas kertas buram
lusuh pada daftar inventaris museum tertera Rektor H Hasan Basri
tanggal dibuat bundaran Unlam I (swasta) 20-9-1959. Makna gambar pun,
sama persis seperti penuturan Hj Aniah, walau tulisan lambang sekarang
berdasarkan SK 2-11-1961.
Sementara, Rektor Unlam Prof Rasmadi menyatakan sangat menghargai
permintaan Hj Aniah Abdoel Rivai. Namun Dies Natalis Unlam yang
diperingati saat ini juga memiliki dasar.
Rektor mengakui lambang dibuat sesuai SK yang dibuat 20-9-1959. Kala
itu, keberadaan Unlam masih diakui sebagai perguruan tinggi swasta. Dua
tahun kemudian, Unlam berubah status menjadi universitas negeri.
"Dasarnya Surat Keputusan (SK) dari Menteri Pendidikan 2 November
1961 tentang perubahan status dari swasta menjadi universitas negeri,"
tandas Rasmadi Kamis (10/1) via telpon.
Rasmadi menyatakan, pihaknya bisa mengubah dengan syarat ada persetujuan Rapat Senat Terbuka Universitas.
Diakui lambang Unlam saat ini masih lambang pertama yaitu burung enggang dengan jumlah bulu dan sayap seperti disulam Hj Aniah.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://jurnal-kampus.friendhood.net
 
Istri Pendiri Unlam Minta Luruskan Sejarah
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Jurnal Kampus :: Hot News Update :: Berita Umum-
Navigasi: